Gejala Stroke Ringan Yang Sering Terjadi Pada Wanita

Advertisement

Meski terbilang ringan, sangat mungkin bagi Anda terkena stroke permanen. Uraian dibawah akan membahas seputar gejala stroke ringan pada wanita secara umum.

Stroke Ringan

Gejala Stroke Ringan Pada WanitaKondisi stroke ringan tidak menimbulkan kerusakan permanen pada otak. Namun, salah satu gejala stroke ringan paling umum adalah adanya gangguan pada sel saraf motorik. Sebuah serangan stroke ringan, terjadi ketika bagian dari otak mengalami kekurangan aliran darah yang bersifat sementara. Tidak seperti stroke berat, stroke ringan tidak sampai membunuh jaringan dan tidak menyebabkan cacat permanen. Meski gejalanya hampir identik, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala apapun untuk mengatasi gejala dini, agar Anda bisa pulih seperti semula.

Gejala stroke ringan dapat berlangsung singkat. Jadi gejala lebih sering muncul dan menghilang. Berikut adalah gejala stroke ringan pada wanita.

  • sakit kepala
  • pusing hingga muntah
  • bola mata terasa lesu dan mengecil
  • mati rasa pada tangan dan kaki
  • pingsan
  • badan terasa kaku
  • pipi menjadi tidak simetris
  • kesulitan bicara
  • kebingungan
  • masalah keseimbangan
  • mati rasa
  • kelemahan
  • perasaan geli
  • kelemahan otot biasanya pada satu sisi tubuh
  • tangan atau kaki terjuntai ke bawah

Gejala stroke ringan juga dapat menyebabkan tingkat kesadaran yang berubah, pusing, lidah mati rasa, penciuman menjadi kurang tajam, satu sisi tubuh terasa lemah atau mati rasa. Lokasi bekuan darah di otak akan menentukan persis di mana kelemahan terjadi. Orang dengan stroke mungkin sementara menemukan diri mereka tidak mampu berbicara dan kesulitan mengingat sesuatu atau memahami sesuatu. Kondisi ini disebut dysphasia. Bahkan, disfasia bisa menjadi satu satunya gejala stroke ringan. Kesulitan berbicara menunjukkan bahwa penyumbatan atau pembekuan darah yang menyebabkan stroke ringan terjadi di belahan otak yang dominan.

dysphasia

Kadang-kadang, stroke ringan bermanifestasi sebagai gangguan visual tertentu seperti kebutaan sementara pada satu mata. Disekitar menjadi terlihat abu-abu atau benda terlihat kabur. Paparan cahaya terang dapat memperburuk kondisi ini. Anda mungkin juga tidak dapat membaca kata-kata di halaman putih. Dengan rutin mengecek darah, maka dapat memberikan dokter penilaian yang lebih akurat terhadap tekanan darah Anda. Dokterpun akan menyesuaikan obat tekanan darah menjadi lebih efektif. Anda harus memeriksa tekanan darah Anda segera jika Anda mengalami pusing dan gangguan pada saat berjalan.

Beda dengan gejala stroke ringan, gejala stroke yang permanen dan mengakibatkan kerusakan permanen pada jaringan otak. Namun, gejala stroke dapat meningkat dari waktu ke waktu. Orang yang terkena stroke ringan juga berisiko untuk terkena stroke permanen. Dengan semakin pesatnya ilmu pengobatan, ada beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasi stroke. Untuk penanganan stroke yang lebih efektif, obat-obatan stroke dan intervensi medis lainnya mungkin tidak cukup. Perubahan gaya hidup ini meliputi:

  • berolahraga
  • diet sehat
  • mengurangi asupan natrium
  • mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran
  • mengurangi asupan makanan manis atau yang digoreng
  • cukup tidur
  • mengurangi stres
  • meningkatkan kendali Anda dari kondisi medis lainnya termasuk diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi

Gejala stroke ringan pada wanita dan jenis jenis stroke lainnya dan jenis-jenis stroke yang kadang kadang tidak dapat dihindari, tetapi Anda dapat mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah stroke ringan. Karena jika Anda sudah terkena stroke ringan, Anda berisiko untuk terken stroke permanen. Hal yang tidak Anda inginkan bukan? Untuk itu, Anda dapat melakukan berikut untuk mencegah stroke ringan.

  • Tidak merokok
  • Hindari asap rokok
  • Makan makanan yang sehat dengan lebih banyak buah dan sayuran
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Berolahraga secara teratur.
  • Batasi asupan alkohol Anda.
  • Jangan menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Mengontrol diabetes Anda.
  • Mengurangi asupan natrium Anda.
  • Batasi kolesterol dan asupan lemak, terutama asupan lemak jenuh dan trans.
  • Pastikan tekanan darah Anda di bawah kontrol yang baik.
  • Mengurangi stres.

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan dinding bagian dalam arteri. Hal ini menciptakan plak yang bisa pecah dan menyebabkan pembekuan darah di arteri tersebut. Dan kelainan inilah yang dapat menyebabkan stroke ringan. Faktor risiko lain untuk stroke ringan diantaranya kolesterol tinggi, diabetes, merokok, kegemukan, fibrilasi atrium. Berdasarkan sebuah penelitian, pria lebih mungkin berisiko terkena stroke ringan dibandingkan wanita. Orang tua juga lebih berisiko dibandingkan dengan yang lebih muda.

Advertisement
Gejala Stroke Ringan Yang Sering Terjadi Pada Wanita | strokesebelah | 4.5