Apa Saja Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Stroke?

Advertisement

Makanan yang harus dihindari penderita stroke dibawah ini merupakan pantangan yang sangat baik jika Anda hindari demi menjaga kondisi stroke Anda menjadi lebih baik.

makanan yang harus dihindari penderita stroke

Usia yang terus bertambah membuat kita lebih rentan terhadap mengalami stroke. Ada banyak faktor risiko stroke lainnya yang Anda dapat Anda kontrol. Berikut adalah tujuh cara untuk memulai mengekang risiko Anda hari ini, sebelum stroke memiliki kesempatan untuk menyerang.

Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Stroke

  • mengkonsumsi garam dengan kadar yang berlebih
  • makanan dengan kandungan koesterol yang tinggi
  • konsumsi minuman beralkohol
  • asupan gula secara berlebihan
  • makanan berlemak
  • kerupuk/keripik
  • makanan yang digoreng
  • daging olahan
  • makanan instan
  • minuman bersoda
  • seafood
  • minuman berkafein
  • organ dalam hewan
  • makanan yang mengandung pengawet
  • makanan/minuman hasil fermentasi

Merokok dan sering berdiam diri juga dapat menjadi pantangan stroke dan memicu serangan stroke bahkan memperparah kondisi. Berikut ada beberapa cara untuk membantu mengurangi risiko terkena stroke secara alami.

1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan faktor besar, dua kali lipat atau bahkan empat kali lipat untuk mendapati risiko stroke yang tidak dikontrol. Menjaga tekanan darah kurang dari 120/80 sangat dianjurkan untuk penderita stroke. Tapi untuk beberapa orang, seperti 140/90 mungkin lebih tepat.

Dengan mengurangi garam dalam diet Anda untuk tidak lebih dari 1.500 miligram per hari (sekitar setengah sendok teh) dapat mengurangi risiko stroke. Cara lainnya yaitu dengan mindari makanan tinggi kolesterol, seperti burger, keju, dan es krim; makan 4 sampai 5 cangkir buah-buahan dan sayuran setiap hari; mengkonsumsi satu porsi ikan dua sampai tiga kali seminggu; dan beberapa porsi harian biji-bijian dan susu rendah lemak, mendapatkan lebih banyak latihan setidaknya 30 menit dan lebih, jika memungkinkan; berhenti merokok, jika Anda merokok.

2. Menurunkan berat badan

mencegah strokeObesitas, serta komplikasi yang berhubungan dengan itu (termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes), menimbulkan peluang Anda untuk mengalami stroke. Cobalah untuk makan tidak lebih dari 1.500 sampai 2.000 kalori per hari (tergantung pada tingkat aktivitas Anda dan BMI Anda saat ini). Meningkatkan jumlah latihan yang Anda lakukan dengan kegiatan seperti berjalan, golf, atau tenis bermain, dan dengan membuat aktivitas bagian dari setiap hari.

3. Latihan lebih

Latihan kontribusi untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah, berjalan-jalan di sekitar lingkungan Anda setiap pagi setelah sarapan, bergabung dengan klub kebugaran dengan teman-teman. Ketika Anda berolahraga, mencapai tingkat di mana Anda terengah-engah, tapi Anda masih bisa bicara. Usahakan naik tangga bukan dari lift ketika Anda bisa. Jika Anda tidak memiliki 30 menit berturut-turut untuk latihan, meluangkan waktu 10 sampai 15 menit beberapa kali setiap hari cukup membantu menggerakan fungsi tubuh dengan baik.

4. Minuman

Jumlah minum yang cukup dapat mengurangi tingkat risiko stroke Anda. Selain itu, kebutuhan cairan tubuh dapat terpenuhi dengan baik dan mampu menjadi faktor pendukung keseimbangan metabolisme tubuh.

5. Perlakukan fibrilasi atrium

Fibrilasi atrium merupakan bentuk denyut jantung yang tidak teratur dan menyebabkan gumpalan terbentuk dalam hati. Mereka merupakan gumpalan yang kemudian dapat melakukan perjalanan ke otak dan menghasilkan stroke. “Fibrilasi atrium membawa hampir risiko lima kali lipat dari stroke, dan harus dianggap serius,” kata Dr Rost.

6. Diabetes

Memiliki darah tinggi dapat merusak pembuluh gula darah dari waktu ke waktu, membuat gumpalan lebih mungkin untuk terbentuk di dalamnya. Untuk memonitor gula darah Anda seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, terapkan diet, olahraga, dan obat-obatan untuk menjaga gula darah Anda dalam rentang waktu yang direkomendasikan.

7. Berhenti merokok

Merokok mempercepat pembentukan bekuan dalam beberapa cara yang berbeda. Mengental darah, dan meningkatkan jumlah penumpukan plak di arteri. “Seiring dengan diet sehat dan olahraga teratur, berhenti merokok adalah salah satu perubahan gaya hidup yang paling kuat yang akan membantu Anda mengurangi risiko stroke secara signifikan.

Selain makanan yang harus dihindari penderita stroke, poin diatas juga harus diperhatikan untuk membantu perbaikan proses pemulihan stroke Anda. Bagi Anda yang membutuhkan obat stroke alami sebagai cara alternatif untuk membantu penyembuhan stroke Anda, klik disini. Semoga lekas sembuh.

 

Advertisement
Apa Saja Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Stroke? | strokesebelah | 4.5