Jenis Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Stroke

Advertisement

Makanan yang harus dihindari penderita stroke dibawah ini merupakan pantangan yang sangat baik jika Anda hindari untuk mencegah parahnya gejala.

makanan yang harus dihindari penderita stroke

Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Stroke

  • mengkonsumsi garam dengan kadar yang berlebih
  • makanan dengan kandungan koesterol yang tinggi
  • konsumsi minuman beralkohol
  • asupan gula secara berlebihan
  • makanan berlemak
  • kerupuk/keripik
  • makanan yang digoreng
  • daging olahan
  • makanan instan
  • minuman bersoda
  • seafood
  • minuman berkafein
  • organ dalam hewan
  • makanan yang mengandung pengawet
  • makanan/minuman hasil fermentasi

Merokok dan sering berdiam diri juga dapat menjadi pantangan stroke dan memicu serangan stroke bahkan memperparah kondisi. Selain itu, usia yang terus bertambah membuat kita lebih rentan mengalami stroke.

Berikut ini ada beberapa cara untuk membantu mengurangi risiko terkena stroke secara alami.

1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan faktor besar, dua kali lipat atau bahkan empat kali lipat untuk mendapati risiko stroke yang tidak dikontrol.

Menjaga tekanan darah kurang dari 120/80 sangat dianjurkan untuk penderita stroke. Tapi untuk beberapa orang, seperti 140/90 mungkin lebih tepat.

Dengan mengurangi garam dalam diet Anda untuk tidak lebih dari 1.500 miligram per hari (sekitar setengah sendok teh) dapat mengurangi risiko stroke.

Cara lainnya yaitu dengan mindari makanan tinggi kolesterol, seperti burger, keju, dan es krim; makan 4 sampai 5 cangkir buah-buahan dan sayuran setiap hari; mengkonsumsi satu porsi ikan dua sampai tiga kali seminggu; dan beberapa porsi harian biji-bijian dan susu rendah lemak, mendapatkan lebih banyak latihan setidaknya 30 menit dan lebih, jika memungkinkan; berhenti merokok, jika Anda merokok.

2. Menurunkan berat badan

mencegah strokeObesitas, serta komplikasi yang berhubungan dengan itu (termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes), menimbulkan peluang Anda untuk mengalami stroke.

Cobalah untuk makan tidak lebih dari 1.500 sampai 2.000 kalori per hari (tergantung pada tingkat aktivitas Anda dan BMI Anda saat ini).

Meningkatkan jumlah latihan yang Anda lakukan dengan kegiatan seperti berjalan, golf, atau tenis bermain, dan dengan membuat aktivitas bagian dari setiap hari.

3. Latihan lebih

Latihan kontribusi untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah bisa Anda lakukan seperti dengan berjalan-jalan di sekitar lingkungan Anda setiap pagi setelah sarapan atau bergabung dengan klub kebugaran dengan teman-teman.

Ketika Anda berolahraga, capai tingkat olahraga yang membuta Anda terengah-engah namun jangan sampai berlebihan.

Jika Anda bisa menggunakan tangga, jangan gunakan lift saat Anda akan naik ke ruangan atas.

Bagi Anda yang tidak memiliki waktu 30 menit berturut-turut untuk latihan, luangkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit beberapa kali setiap hari untuk membantu menggerakan fungsi tubuh dengan baik.

4. Minuman

Jumlah minum yang cukup dapat mengurangi tingkat risiko stroke Anda. Selain itu, kebutuhan cairan tubuh dapat terpenuhi dengan baik dan mampu menjadi faktor pendukung keseimbangan metabolisme tubuh.

Jadi, Anda harus bisa menghindari dehidrasi dengan memperbanyak minum minimal 7-8 gelas perharinya sehingga tubuh bisa bekerja dengan baik.

5. Perlakukan fibrilasi atrium

Fibrilasi atrium merupakan bentuk denyut jantung yang tidak teratur dan menyebabkan gumpalan terbentuk dalam hati.

Mereka merupakan gumpalan yang kemudian dapat melakukan perjalanan ke otak dan menghasilkan stroke. “Fibrilasi atrium membawa hampir risiko lima kali lipat dari stroke, dan harus dianggap serius,” kata Dr Rost.

6. Diabetes

Memiliki darah tinggi dapat merusak pembuluh gula darah dari waktu ke waktu, membuat gumpalan lebih mungkin untuk terbentuk di dalamnya.

Untuk memonitor gula darah Anda seperti yang diarahkan oleh dokter, terapkan diet, olahraga, dan konsumsi obat-obatan yang tepat untuk dapat menjaga kadar gula darah Anda dalam rentang waktu yang diperlukan.

7. Berhenti merokok

Merokok dapat beresiko mempercepat pembentukan bekuan dalam beberapa cara yang berbeda. Darah akan mudah mengental dan plak dalam arteri dapat menumpuk.

Diet sehat yang juga diiringi dengan olahraga teratur, adalah salah satu perubahan gaya hidup yang paling kuat yang akan membantu Anda mengurangi risiko stroke secara signifikan.

Selain makanan yang harus dihindari penderita stroke, poin diatas juga harus diperhatikan untuk membantu perbaikan proses pemulihan stroke Anda.

Bagi Anda yang membutuhkan obat stroke alami sebagai cara alternatif untuk membantu penyembuhan stroke Anda, silahkan Anda klink link obat herbal stroke yang terbuat dari bahan alami dan sudah terbukti mujarab tanpa menimbulkan efek samping.

 

Advertisement
Jenis Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Stroke | strokesebelah | 4.5