Apa Yang Menjadi Penyebab Penyakit Stroke Iskemik?

Advertisement

Penyebab Penyakit Stroke Iskemik

Stroke iskemik terjadi ketika arteri otak mengalami penyumbatan. Arteri yang ada pada otak berfungsi untuk membawa darah segar dari jantung dan paru-paru. Kemudian, darah membawa oksigen dan nutrisi ke otak, lalu  mengambil karbon dioksida dan limbah selular. Jika arteri diblokir, sel-sel otak (neuron) tidak dapat membuat energi yang cukup dan akhirnya akan berhenti bekerja. Jika arteri tetap diblokir selama lebih dari beberapa menit, sel-sel otak bisa mati.

Penyebab Penyakit Stroke Iskemik

Penyakit stroke iskemik dapat disebabkan oleh beberapa jenis penyakit. Masalah yang paling umum adalah penyempitan arteri di leher atau kepala. Hal ini paling sering disebabkan oleh aterosklerosis, atau pengendapan kolesterol secara bertahap. Jika arteri menjadi terlalu sempit, sel-sel darah dapat mengumpulkan dan membentuk bekuan darah. Gumpalan darah ini dapat memblokir arteri di mana mereka terbentuk (trombosis), atau dapat dihilangkan atau terjebak dalam arteri lebih dekat ke otak (emboli).

Penyebab penyakit stroke iskemik lainnya adalah pembekuan darah di jantung, yang dapat terjadi sebagai akibat dari denyut jantung tidak teratur, misalnya; fibrilasi atrium, serangan jantung, atau kelainan katup jantung. Sementara penyebab stroke iskemik yang paling umum, kemungkinan bisa disebabkan oleh penyakit lain. Contohnya termasuk penggunaan narkoba, luka trauma pada pembuluh darah leher, atau gangguan pembekuan darah.

Jenis Stroke Iskemik

Stroke iskemik dapat dibagi menjadi dua jenis utama yaitu trombotik dan embolik. Stroke trombotik terjadi ketika arteri serebral tersumbat oleh pembentukan bekuan darah di dalam otak. Bekuan dapat disebabkan oleh endapan lemak (plak) yang terbentuk dalam arteri kemudian menyebabkan aliran darah berkurang (aterosklerosis) atau pada kondisi arteri lainnya.

Sedangkan pada stroke emboli, disebabkan oleh gumpalan dalam arteri, tetapi dalam kasus ini bekuan (atau emboli) merupakan bentuk lainnya selain di otak itu sendiri. Emboli ini akan melakukan perjalanan dalam aliran darah sampai mereka menjadi bersarang dan tidak dapat melakukan perjalanan lebih jauh. Ini secara alami membatasi aliran darah ke otak, sehingga akan menghasilkan defisit fisik dan neurologis. Jenis bekuan darah disebut embolus.

Siapa yang berisiko?

Penyakit stroke iskemik adalah jenis yang paling umum dari stroke. Stroke dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia, termasuk anak-anak. Orang yang lebih tua (berusia 60 tahun atau lebih) sangat berisiko mengalami stroke iskemik, karena risiko stroke meningkat dengan usia. Banyak penderita stroke mengalami masalah atau kondisi yang menempatkan mereka pada risiko tinggi untuk stroke, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, merokok, atau diabetes lainnya.

stroke hemoragik

Stroke iskemik yang paling umum termasuk stroke hemoragik yang terjadi jika pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Perdarahan otak merupakan hasil dari banyak kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah Anda, termasuk tekanan yang tidak terkontrol dari darah tinggi (hipertensi) dan titik-titik lemah dalam dinding pembuluh darah (aneurisma). Penyebab kurang umum dari perdarahan adalah pecahnya pembuluh darah secara abnormal yang berdinding tipis (arteriovenous malformation).

Jenis stroke hemoragik meliputi:

  • Perdarahan intraserebral. Dalam perdarahan intraserebral, pembuluh darah di otak pecah dan tumpah ke dalam jaringan otak di sekitarnya, yang akan merusak sel-sel otak. Sel-sel otak di luar juga mengalami kebocoran juga kerusakan.
  • Tekanan darah tinggi, trauma, penggunaan obat pengencer darah dan kondisi lain dapat menyebabkan perdarahan intraserebral.
  • Perdarahan subarachnoid. Dalam perdarahan subarachnoid, arteri yang terletak pada permukaan otak pecah dan tumpah ke dalam ruang antara permukaan otak dan tengkorak. Perdarahan ini sering ditandai dengan sakit kepala yang parah secara tiba tiba.
  • Sebuah perdarahan subarachnoid umumnya disebabkan oleh meledaknya berry berbentuk wadah kecil pada arteri yang juga dikenal sebagai aneurisma. Setelah perdarahan, pembuluh darah di otak Anda dapat melebar dan menyempit tak menentu (vasospasme), sehingga menyebabkan kerusakan sel otak yang membatasi aliran darah.
  • Sebuah serangan transient ischemic (TIA) juga dikenal sebagai stroke ringan yang merupakan periode singkat dari gejala yang mirip dengan penderita stroke. Penurunan sementara pasokan darah ke bagian otak dapat menyebabkan TIA, yang sering berlangsung kurang dari lima menit. Seperti stroke iskemik, TIA terjadi bila aliran darah bekuan diblok ke bagian otak Anda. Sebuah TIA tidak meninggalkan gejala berkelanjutan karena penyumbatan bersifat sementara.

Bagaimanapun, penyebab penyakit stroke iskemik yang kini menjadi stroke dan menyerang tubuh Anda merupakan penyakit yang bisa mengancam nyawa Anda jika tidak segera ditangani dengan tepat. Bagi Anda yang menginginkan kesembuhan dengan pengobata alternatif yang sudah terbukti mampu membantu mempercepat penyembuhan stroke Anda, silahkan cari tahu disini. Semoga bermanfaat dan lekas sembuh

 

Advertisement
Apa Yang Menjadi Penyebab Penyakit Stroke Iskemik? | strokesebelah | 4.5